oleh

Ekspor Perdana Kerapu Hidup Asal Papua Berkat Sertifikasi Mutu KKP

SULUT.SIN.CO.ID – Ikan kerapu budidaya asal Sorong, Papua Barat Daya untuk pertama kalinya menembus pasar Hongkong. Ekspor perdana sebanyak 3,5 ton ikan kerapu hidup itu membuktikan efektivitas sertifikasi mutu yang diterbitkan Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam mendorong perluasan pasar ekspor hasil perikanan dari Indonesia.

Plt. Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (Badan Mutu KKP), Ishartini, menyebut kerapu yang diekspor telah dilengkapi dokumen sertifikasi cara budidaya ikan yang baik/CBIB atau good aquaculture practice (GAP), serta dokumen Sertifikat Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SMKHP).

Baca Juga  Menteri PPN/Bappenas Apresiasi Gubernur dan Wagub Papua

“KKP melalui Badan Mutu sebagai competent authority (CA) memiliki skema sertifikasi yang diakui dunia yaitu CBIB atau GAP untuk komoditas yang berasal dari akuakultur, sehingga kerapu hidup Sorong bisa masuk pasar Hongkong,” ujar Ishartini dalam siaran resmi di Jakarta, Senin (7/9). 

Ekspor perdana berlangsung di Sorong, Papua Barat Daya pada Kamis (4/9) lalu. Adapun lima jenis kerapu asal Papua Barat Daya yang dikirim ke Hongkong, yakni Kerapu Batu (Epinephelus polyphekadion), Kerapu Sunu (Plectropomus leopardus), Kerapu Tiger (Epinephelus fuscoguttatus), Kerapu Bakau (Epinephelus coioides), serta Kerapu Kertang (Epinephelus lanceolatus) dengan total volume 3,5 ton senilai USD 33.283.

Baca Juga  SMSI Tangsel Gandeng Lawyer Boy Sulimas

“Perusahaan yang telah memiliki sertifikat jaminan mutu pada saat mau ekspor tinggal mengurus SMKHP secara online melalui aplikasi Siap Mutu dan akan langsung dilayani dengan baik supaya ekspor tidak tertunda,” tutup Ishartini.

Sementara itu Kepala UPT Badan Mutu KKP Sorong, Kasrida menambahkan, sertifikasi CBIB menjadi jaminan bahwa ikan hidup yang diekspor bebas penyakit serta aman dikonsumsi, karena telah lulus audit Inspektur Mutu untuk 16 parameter manajemen budi daya. Diantaranya parameter benih, suplai air, pengelolaan air, kebersihan fasilitas dan perlengkapan, wadah budidaya, penggunaan pakan, pengelolaan limbah, hingga penanganan hasil panen.(***)

Baca Juga  Koramil 0602-01/Kota Serang Gelar Vaksinasi Massal

News Feed