oleh

Dua Wakil Jakarta Jadi Qari dan Qariah Terbaik MTQ Nasional 2026

SULUT.SIN.CO.ID – Dua wakil DKI Jakarta, Syamsuri Firdaus dan Luthfi Lathifah Rizki, meraih predikat Terbaik I Golongan Tilawah Dewasa pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Semarang, Jawa Tengah. Syamsuri menjadi qari terbaik dengan nilai 96,83, sementara Luthfi meraih predikat qariah terbaik dengan nilai 97,16.

Keduanya kembali tampil di hadapan publik pada malam penutupan MTQ Nasional 2026 di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Semarang, Sabtu (19/9/2026) malam. Syamsuri melantunkan Surah Fāṭir ayat 29, sementara Luthfi membacakan Surah Al-Hasyr ayat 18.

Malam itu, keduanya tidak lagi berdiri sebagai peserta yang sedang dinilai. Predikat Terbaik I telah mereka raih. Namun, sebelum sampai pada gelar tersebut, ada perjalanan panjang bersama ayat-ayat Al-Qur’an yang mereka jaga.

Ada bacaan yang terus diulang, tajwid yang diperiksa, suara yang dilatih, serta waktu yang disisihkan agar setiap ayat dapat dilantunkan sebaik mungkin.

Syamsuri Firdaus Raih Terbaik I Tilawah Dewasa Qari

Syamsuri tampil pada babak final Tilawah Dewasa Qari dengan nomor peserta TQ-436. Penampilannya memperoleh nilai 96,83 dan mengantarkannya menjadi Terbaik I berdasarkan Keputusan Dewan Hakim MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 Nomor Kep-04/DH/MTQN XXXI/IX/2026.

Baca Juga  Di Hadapan Gibran, Habib Syech Puji Prabowo: Kesabaran dan Kesantuanannya Lebih Menonjol

Nilai tersebut mencatat hasil penampilannya di panggung. Namun, bagi seorang qari, beberapa menit di hadapan Dewan Hakim merupakan muara dari proses yang jauh lebih panjang.

Ketepatan makhraj dan tajwid, penguasaan lagu, kestabilan suara, hingga ketenangan saat membaca menjadi bagian yang harus terus diasah. Semua bertemu ketika seorang qari berdiri di panggung dan mulai melantunkan ayat demi ayat.

Syamsuri berhasil melewati momen itu dan membawa Jakarta ke posisi tertinggi.

Pada malam penutupan, suaranya kembali terdengar di Simpang Lima. Kali ini bukan dalam suasana perlombaan. Syamsuri melantunkan Surah Fāṭir ayat 29 tentang orang-orang yang membaca Kitab Allah, mendirikan salat, dan menginfakkan sebagian rezekinya dengan mengharapkan “perniagaan yang tidak akan pernah merugi”.

Luthfi Lathifah Rizki Jadi Qariah Terbaik

Baca Juga  Respons Survei LSI, Muzani: Prabowo Semakin Diminati Publik dalam Pilihan Politiknya

Prestasi serupa ditorehkan Luthfi Lathifah Rizki.

Tampil dengan nomor peserta TQ-403 pada Tilawah Dewasa Qariah, Luthfi memperoleh nilai 97,16. Nilai tersebut menempatkannya sebagai Terbaik I, disusul Nadita Nsyah Fitri dari Kalimantan Timur dengan nilai 97,00 dan Maesarah dari Nusa Tenggara Barat dengan nilai 96,01.

Selisih nilai yang tipis menggambarkan ketatnya persaingan pada babak final. Para finalis datang membawa kemampuan terbaik setelah melewati tahapan perlombaan sebelumnya.

Luthfi mampu menjaga penampilannya hingga akhir dan meraih posisi tertinggi.

Seperti Syamsuri, Luthfi juga mendapat ruang pada malam penutupan MTQ Nasional 2026. Ia melantunkan Surah Al-Hasyr ayat 18, ayat yang mengingatkan orang-orang beriman untuk memperhatikan apa yang telah dipersiapkan untuk hari esok.

Malam itu, dua juara dari Jakarta tidak lagi tampil untuk mengejar angka. Mereka kembali membawa ayat-ayat Al-Qur’an ke hadapan masyarakat yang memenuhi kawasan Simpang Lima.

Dua Gelar Terbaik untuk Jakarta

Keberhasilan Syamsuri dan Luthfi menjadi catatan tersendiri bagi Kafilah DKI Jakarta. Pada Golongan Tilawah Dewasa, wakil Jakarta berhasil meraih posisi pertama untuk kategori Qari maupun Qariah.

Baca Juga  Wakil Ketua MPR Ahmad Muzani Dapat Penghargaan Bintang Maha Putra

Namun, gelar juara selalu memiliki cerita yang lebih panjang daripada angka yang tercantum dalam lembar keputusan.

Di belakang Syamsuri dan Luthfi ada latihan, evaluasi, dan pembinaan. Ada pula keluarga, guru, pelatih, serta orang-orang yang mendampingi perjalanan mereka hingga tampil membawa nama Jakarta di tingkat nasional.

Dua gelar Terbaik I tersebut menjadi bagian dari hasil proses panjang itu.

MTQ Nasional pun tidak berhenti pada persoalan siapa yang memperoleh nilai tertinggi. Di balik kompetisi, ada ikhtiar mendekatkan Al-Qur’an kepada masyarakat serta menumbuhkan generasi yang membaca, mempelajari, memahami, dan mencintainya.

Dari Semarang, Syamsuri Firdaus dan Luthfi Lathifah Rizki membawa pulang dua gelar Terbaik I untuk DKI Jakarta.

Sebab sebelum menjadi qari dan qariah terbaik, ada ayat-ayat yang terus mereka jaga. Dan setelah menjadi juara, perjalanan bersama ayat-ayat itu masih terus berjalan.(***)

 

News Feed