oleh

Mendikdasmen Ajak Mahasiswa Sampaikan Penyimpangan Kebijakan Pendidikan

SULUT.SIN.CO.ID – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, mengajak mahasiswa berperan aktif menyampaikan berbagai persoalan dalam pelaksanaan kebijakan pendidikan di lapangan. Ia menegaskan, setiap laporan yang disampaikan kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) perlu disertai data pendukung agar dapat dipertanggungjawabkan dan dapat ditindaklanjuti. Hal tersebut disampaikan dalam Silaturahmi Nasional Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (BEM PTMA) di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Kamis (29/10).

“Silakan rekan-rekan mahasiswa kalau ada penyimpangan-penyimpangan terkait dengan kebijakan-kebijakan, sampaikan, kemudian berikan kami datanya, kami akan tindak lanjuti,” ujarnya.

Ia menjelaskan, laporan masyarakat menjadi salah satu sumber informasi bagi Kemendikdasmen untuk mengetahui persoalan yang terjadi dalam pelaksanaan kebijakan pendidikan. Abdul Mu’ti mencontohkan laporan mengenai dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan program revitalisasi satuan pendidikan yang kemudian ditindaklanjuti melalui investigasi. Ia pun mengajak mahasiswa menyampaikan temuan serupa dengan disertai bukti dan informasi yang jelas.

Baca Juga  Tegaskan Kedisiplinan, Kadiv Yankum Soroti Atribut dan Tindak Lanjut Uji Kompetensi

Abdul Mu’ti juga menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga penggunaan uang rakyat agar tidak disalahgunakan. “Dan inilah komitmen kami, sesuai dengan arahan Pak Presiden, jangan sampai ada satu rupiah pun uang rakyat yang ditilep,” ujarnya.

Menurutnya, mahasiswa memiliki peran sebagai kekuatan moral yang menyuarakan aspirasi masyarakat dan memperjuangkan hak-hak mereka. Ia berharap gerakan mahasiswa tetap berlandaskan pengetahuan, analisis yang mendalam, serta data yang valid agar kritik yang disampaikan dapat menjadi bahan perbaikan.

Baca Juga  Muzani Respons Kunjungan Prabowo di Eropa: The New Soekarno

Koordinator Presidium BEM Nasional Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah Indonesia, Yogi Syahputra Alaydrus, menyampaikan bahwa Silaturahmi Nasional BEM PTMA diikuti 166 BEM dari berbagai wilayah Indonesia. Pertemuan tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk bertukar gagasan sekaligus memperkuat kebersamaan.

Sementara itu, Ketua Forum Silaturahmi Pimpinan Kemahasiswaan (FOSMA) sekaligus Wakil Rektor I UMS, Ihwan Susila, menyampaikan bahwa BEM PTMA diharapkan menjalankan peran strategis sebagai kekuatan intelektual dan moral, agen perubahan, kontrol sosial, jembatan aspirasi mahasiswa serta kolaborasi dan pengabdian. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dan pengabdian kepada masyarakat dalam mendukung kontribusi mahasiswa bagi bangsa.

Baca Juga  Kemenperin Perkuat Transformasi Industri Mamin melalui Efisiensi Sumber Daya dan Teknologi

Wali Kota Surakarta, Respati Ahmad Ardianto, turut menyoroti pentingnya keterlibatan mahasiswa dalam menyampaikan kritik terhadap persoalan di masyarakat. Ia menilai, gerakan mahasiswa yang memperjuangkan kepentingan rakyat menjadi salah satu harapan bagi masa depan Indonesia. “Kalau masih melihat ada mahasiswa yang turun ke jalan, melihat ada pergerakan mahasiswa masih memperjuangkan rakyat, saya yakin masa depan Indonesia lebih cerah ke depannya,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Abdul Mu’ti mengapresiasi BEM PTMA yang selama ini menjadi mitra strategis dan mitra kritis Kemendikdasmen. Ia berharap pertemuan tersebut menghasilkan rekomendasi yang konstruktif bagi kemajuan pendidikan dan mencerdaskan kehidupan bangsa.***

News Feed